Putri Wong Kam Fu

MENGAPA PUTRI WONG KAM FU tidak mau disebut sebagai peramal?

Melainkan lebih senang dengan istilah konsultasi nasib pribadi?: karena menurut ilmu Wong KamFu  Nasib Manusia 99% berada ditangannya sendiri dan 1% rahasia  Takdir dan yang namanya takdir tidak ada satu manusiapun yang tahu. Kalau semua manusia berkata bahwa hidup ini seperti roda berputar maka yang pasti bisa dijabarkan itu adalah putaran roda hidupnya masing masing manusia tidak akan sama roda hidupnya walaupun sama Shio nya.

Dengan contoh tahun ini 2011 adalah tahun Shio Kelinci menurut ilmu China Shio Kelinci itu jiong dengan Shio Ayam berarti semua yang merasa Shio Ayam dalam posisi sulit ditahun  Shio Kelinci 2011 ini. Padahal menurut roda hidup pribadi dan kenyataannya tidak semua Shio Ayam ditahun Shio Kelinci 2011 ini jiong/sulit hidupnya. Bagaimana kalau si shio Ayam  tsb putaran roda hidup pribadinya tsb berada di jam 12 siang? Dapat dipastikan kemujuran dan kemujuran datang silih berganti ditahun Shio Kelinci ini.

Mengapa bisa demikian karena yang benar benar ahli Astrologie dan ahli ilmu tampang muka ilmu garis tangan ini digabungkan menjadi petunjuk bahwa sama sama Shio nya tidak akan sama putaran roda hidupnya karena wajah rupanya tidaklah sama.  Ada contoh lagi yang benar benar nyata menunjukan bahwa jiong itu tidak mutlak. Yaitu dalam perjodohanpun yang jiong (contoh shio Kelinci dan Shio Ayam) tidak boleh menikah karena jiong dan dalam buku china ditulis kalau dipaksakan menikah maka kalau tidak pendek umurnya salah satu dari pasangan tsb berarti perjodohan putus  ditengah jalan, namun hal ini kenyataannya tidaklah SEMUA benar demikian adanya. Banyak kita jumpai pasangan yang terpaut 6 thn atau 12 thn itu Shio nya Jiong maksa kawin dengan hasil panjang umur panjang jodohnya dan miliyuner lagi bahkan ada yang trilyun.  Apa sebab? Karena masing masing orang walaupun sama Shio nya itu tidak sama putaran roda hidup pribadinya

Putri Wong Kam Fu sejak tahun 1992 sudah tampil talk show diatas panggung dengan pengalaman pertamanya dalam acara ulang tahun Bisnes Indonesia Bpk Sukamdani hingga kini khususnya diawal tahun Imlek selalu mendapat job kota kekota dari :

  • Bank Mandiri
  • Lippo sekarang CIM Niaga
  • Bank Permata
  • City Bank
  • Bukopin
  • Bank BRI  jamannya untung beliung Britama I
  • Perusahaan swasta yang menjadi langganannya adalah :
    • TOYOTA dan FIF.
  • Juga property-property sehingga pada tahun 2009 Putri Wong Kam Fu resmi diangkat menjadi konsultan Fengsui REI – DPD SUMUT.

Kepiawaian Putri  Wong Kam Fu sampai tercium keluar Negeri antara lain yang sudah mendatangkan  adalah Pulau Penang Malaysia untuk talk show diarena Expo Property  Penang (Malaisia) disambut cukup antusias dengan masyarakat Penang. Koran-koran bahasa China di Penang juga Koran Saturday Metro memberitakannya

Empeh Wong KamFu (alm.)

SEKILAS singkat riwayat alm Empeh Wong KamFu

Tahun 1980  Empeh WONG KAM FU mengadakan konferensi Pers mengumumkan bahwa cucu dalamnya yang bernama  LEONI diresmikan sebagai penerus tunggalnya dengan gelar Puteri Wong Kam Fu bilamana Alm Empeh wong Kam Fu meninggalkan dunia fana ini.

Namun prateknya sejak tahun 1980 tsb sang cucu yang bergelar Puteri Wong Kam fu sudah ditugaskan menerima tamu yang datang berkonsultasi dengan didampingi Alm Empeh. Begitu tahun 31 Desember 1984 Alm Empeh meninggal dunia maka seminggu kemudian 7 Januari 1985 dengan spontan semua Ramalan Bintang di Indonesia serempak antara lain (majalah Liberty, Jawa Pos, Penyebar Semangat, Majalah Mahkota, VISTA, Ria Remaja, Varia Nada, Majalah Top dll) pengasuhnya berganti nama Putri Wong Kam Fu hingga kini bertambah mengasuh di Bali Post, Mandala, Detik Com sudah sejak tahun 2005 ketik reg yang mana dijaman itu ketik reg belum menjamur seperti era tahun 2009 hingga kini.

Nama Putri Wong Kam Fu termasuk beken dan hampir semua orang tahu siapa Putri Wong Kam Fu tsb namun wajahnya kurang dikenal sehingga kemana pergi tiada yang tau kalau dialah orangnya.

WONG KAM FU itu nama ilmu sehingga bisa diwariskan.

APA DIBALIK ARTI NAMA WONG KAM FU?

WONG  itu bahasa JAWA  artinya Orang
KAM  itu bahasa CHINA  artinya Emas
FU  itu bahasa ARAB dengan kepanjangan fulus artinya Uang

Sesuai dengan buku Primbon Almanak 1900 – 2025 dengan 4 penanggalan  selain Masehi ada Jawa China/Imlek dan Arab

Jadi selain maksudnya Jawa China Arab bergabung ilmunya juga yang namanya Manusia/orang itu Semuanya apapun profesinya, bila berdoa pada Tuhan nya selalu dengan permohonan tidak ingin kekurangan emas dan uang dalam hidupnya, yang penting CENGLI/SEPANTASNYA alias tidak akal-akalan. Oleh sebab itu jadi Manusia jangan munafik  karena dalam hidup ini membutuhkan dana alias uang untuk melangsungkan hidupnya.
Oleh sebab itu untuk berkonsultasi dengan Putri WongKamFu dikenakan biaya bagi yang mampu.

MENGAPA harus WongKam Fu bukan Kam Fu Wong atau  Fu Kam Wong???
Menurut alm Empeh bahwa di Indonesia ini Ilmu Jawa lebih dominan, dengan maksud walaupun menurut ilmu China hari  itu atau tempat lokasi itu baik namun dari sudut pandang ilmu Jawa tidak baik maka jangan lah dipakai. Khususnya Naga Tahun yang setahun 4x berpindah posisi. Di China tidak mengenal apa itu Naga Tahun. Di China yang ada hanya Naga Angin dengan nama kerennya Feng/Hong dan Naga Air dengan nama kerennya Sui jadi kalau digandeng menjadi Fengsui atau Hongsui. 

Alm Empeh Wong KamFu ini asli jiwa jurnalistik sampai menutup mata diusia 87 tahun.  Dulu WONG KAM FU hanya sebagai pengisih 7 (tujuh) majalahnya yang terbit dikota Surabaya. Alm Empeh Wongkamfu nama aslinya Pek Pang Eng adalah pemegang kartu PWI Persatuan Wartawan Indonesia tgl 9 Pebruari 1960 Surabaya. Juga seorang penerbit majalah. Ketujuh majalahnya itu Tjermin, Bintang Surabaya, Paris, Wasiat, Tjerdas Tangkas, New Look, Indah. Berjalan dengan pesatnya merajai khususnya Surabaya dan sekitarnya. Oleh sebab itu tahun 1962 dilirik oleh partai PKI agar bersedia ikut menerbitkan tulisan PKI bersambung disemua majalah NV Tjermin group.  Dengan  Alm Empeh WongKamFu ditolak mentah-mentah alias tidak mau menerima tulisan Manifesto PKI bersambung di 7 tujuh majalahnya.  Alhasil tidak lama kemudian ke tujuh majalah tsb dibredel tanpa disebutkan apa masalahnya sampai PKI tumbang dalam peristiwa G30S PKI thn 1965. Saat itulah alm empeh mengelus dadanya bahwa anak cucunya dan dirinya selamat sekeluarga hingga kini. Walau gara-gara dibredel itu jadi jatuh miskin namun apalah artinya harta bila dibanding dengan keselamatan anak cucu penerusnya.
GARA-GARA tidak bisa menerbitkan majalah lagi karena jatuh bangkrut karena ulah PKI maka Pek Pang Eng menghidupkan ilmu Astrologie nya dengan nama Empeh WongKam Fu dibesarkan dengan cara rajin menerbitkan berbagai buku karangan Empeh WongKamFu  sambil mengisi ramalan bintang diberbagai Koran dan majalah ibukota.

MENGENANG KEMBALI SECARA RINCI RIWAYAT HIDUP alm EMPEH WONGKAMFU :

  1. Nama asli Pek Pang Eng  lahir di Angwe Tiongkok tgl 27 Nopember 1898 dan dalam usia 1 tahun diambil anak oleh pamannya di GRESIK  maka sejak usia 1 tahun itulah Pek Pan Eng jadi anak Gresik
  2. Pendidikan sekolah Tionghoa Gresik 1907-1913
  3. Tahun 1918 menjadi Wakil Masyarakat Tionghoa Gresik dalam koferensi “Ned Ondesdaanschp” di Semarang
  4. Penerbitan “The Youngt Republican” di Surabaya pada tahun 1919-1920. Penerbit “Tiong Hoa Gwat Po” di Gresik tahun 1920-1923. Direktur NV Boekhandel & Drukkenj Pek & Co di Gresik 1924-1926. Penerbit majalah Hoa Po di Gresik 1924-1926.
  5. Ketua “Tjoe Pit Hwee” (persatuan Wartawan ) diSemarang 1924-1925  dan tahun 1925 tsb keliling Negara Tiongkok, Hongkong, Macao, Swatao, Amoy, Shanghai dan Canton dan sepulang dari keliling-keliling menjadi direktur Unitas di Semarang. Dan menerbitkan Majalah mingguan Soeara Baroe dan majalah Doenia Baroe 1926.
  6. Tahun 1927 -1928 meninjau Malaya dan menerbitkan majalah Perdagangan di Singapora dan 1931-1941 Direktur Sino Java Trading Co di HongKong juga menerbitkan majalah Academi Bibliotheek di Hongkong 1935-1940 berbarengan dengan penerbitran bulletin import Export’ juga masih menerima tugas Sekretaris di Swie hong trading Co dan Sekretaris Wing ping Trading Co di Hongkong- Samarinda sampai 1941 dan tahun 1942 pulang ke Surabaya  dan ditangkap oleh Jepang karena membantu para pejuang kemerdekaan Tentara Indonesia dengan cara membuat tulisan menentang Jepang yang disebar keseluruh kota dengan kentongan slebaran itu dibagi-bagikan sepanjang jalan. Namun tak lama kemudian 1943 sudah bebas dari tangkapan Jepang sehingga bisa menerbitkan buku “DJOYOBOYO”  ditahun 1946
  7. Anggota redaksi harian Mion Pao di Jakarta 1946. Wartawan Malang Post dan Soaqra Rakyat’ Anggota Dewan Penasehat ‘Persatuan Indonesia Tionghoa di wlingi 1947. Pemimpin Redaksi mingguan New Light Magazine di jogyakarta 1947=1948. Ketua serikat buruh tionghoa di Madiun 1948. Ketua muda Gabungan Pembantu Sosial di Jombang 1948. Terahkir membuka toko buku di Pasar Besar Surabaya sekaligus menerbitkan tyujuh majalah dibawah naungan NV Tjermin  berahkir 1963 bangkrut karena melawan PKI.
  8. Partai yang dianutnya adalah PNI kota Surabaya no, 544
  9. Ahkir kata kepiawaiannya Pek Pang Eng dengan gelar alm Empeh Wong Kam Fu sebagai jurnalitis tidak menurun kepada anak dan cucunya, yang menurun hanya ilmu Astrologienya yang telah dipersiapkan diakhir hidupnya yaitu 4 tahun sebelum menutup mata ilmu Wong kam Fu diserahkan kepada cucu dalam yang diangkat anak sejak lahir dengan nama Leoni Pek Kiem Lioe diberi gelar Putri Wong Kam Fu dengan tujuan kelak menjadi Eyang Putri Wong Kam Fu. Kini Putri Wong Kam Fu sudah bercucu 12 masih dipanggil Putri. Entah kapan pres akan memberi gelar Eyang didepan nama Putri Wong Kam Fu

Informasi :

  1. BHUDI PRASETYA

    081703779318. 081230676589

TATAP MUKA

  1. Jakarta

    Pondok Indah Jl Alam Segar

  2. YOGYAKARTA :

    KM7 Godean

  3. Surabaya

    Graha Anggrek Mas Regency

  4. Pekanbaru

    Jl. Hang Tuah Ujung

  5. Medan

    Kantor REI DPD Sumut

Popular Posts

  1. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur

    Maecenas tellus erat, dictum vel semper a, dapibus ac elit. Nunc rutrum pretium porta.

  2. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur

    Maecenas tellus erat, dictum vel semper a, dapibus ac elit. Nunc rutrum pretium porta.

  3. Lorem ipsum dolor sit amet consectetur

    Maecenas tellus erat, dictum vel semper a, dapibus ac elit. Nunc rutrum pretium porta.